Just another WordPress.com weblog

Sumber: www.AnneAhira.com

Pernahkah Anda mencoba menghitung pendapatan perkapita negara ASEAN? Untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat sebuah negara, dapat digunakan beberapa indikator berikut ini.

Definisi

Pendapatan perkapita adalah jumlah pendapatan rata-rata penduduk dalam sebuah negara pada suatu periode tertentu. Biasanya, dihitung setiap periode satu tahun. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan rata-rata penduduk, pendapatan nasional dihitung dari jumlah seluruh pendapatan penduduk negara tersebut.

Oleh sebab itu, jumlah penduduk praktis akan mempengaruhi jumlah pendapatan perkapita suatu negara. Pendapatan perkapita dapat juga diartikan sebagai jumlah nilai barang dan jasa rata-rata yang tersedia bagi setiap penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu (biasanya 1 tahun).

Penghitungan

Cara menghitung pendapatan perkapita adalah menjumlahkan pendapatan seluruh penduduk suatu negara pada tahun tertentu. Kemudian, dibagi dengan dengan jumlah penduduk negara yang bersangkutan pada periode tahun yang sama.

Pendapatan perkapita biasanya dihitung dari Produk Nasional Bruto (PNB) atau GDP (Gross Domestic Product). Suatu negara dikatakan makmur apabila salah satu indikator pentingnya, yaitu pendapatan perkapita, tinggi.

Pendapatan Perkapita Negara-Negara di Dunia

Bank Dunia mengelompokkan negara-negara di dunia berdasarkan tinggi rendahnya pendapatan perkapita.

  1. Low income economies. Negara dengan pendapatan rendah yang memiliki PNB perkapita ≤ US$ 520.
  2. Lower-middle economies. Negara dengan pendapatan menengah ke bawah yang memiliki PNB perkapita US$ 521-US$ 1.740.
  3. Middle economies. Negara dengan pendapatan menengah yang memiliki PNB perkapita US$ 1.741-US$ 2.990.
  4. Upper-middle economies. Negara dengan pendapatan menengah tinggi yang memeiliki PNB perkapita US$ 2991-US$ 4870.
  5. High income economies. Negara dengan pendapatan tinggi yang memiliki PNB perkapita US$ 4.871-US$ 25.480 atau lebih.

ASEAN

ASEAN adalah organisasi yang merupakan perhimpunan negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara. Anggotanya terdiri dari semua negara yang berada di lokasi ini, kecuali Timor Leste dan Papua Nugini. Negara-negara tersebut adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Philipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Dalam estimasi World Bank pada Oktober 2010, pada 2010 daftar GDP (Gross Domestic Product) perkapita negara-negara ASEAN dalam international dollar sekitar:

  • Indonesia: 4,380,
  • Malaysia: 14,603,
  • Thailand: 8,643,
  • Singapura: 57,238,
  • Philipina: 3,725,
  • Brunei Darussalam: 42,200,
  • Vietnam: 3,123,
  • Laos: 2,435,
  • Myanmar: 1,246, dan
  • Kamboja: 2,086.

Indonesia menduduki peringkat ke-5. Yang tertinggi dipegang oleh Singapura dan terendah ditempati Myanmar. Dengan mengetahui pendapatan perkapita suatu negara, Anda akan mengetahui tingkat perkembangan kesejahteraan masyarakatnya.

Kesejahteraan masyarakat berusaha dicapai oleh pemerintah lewat pembangunan. Dengan pembangunan di berbagai sektor, diharapkan akan meningkatkan output berkualitas dalam bentuk barang dan jasa. Dengan demikian, terjadi peningkatan pendapatan nasional yang berarti juga peningkatan pendapatan perkapita.

Akan tetapi, tentu peningkatan pendapatan perkapita harus seiring dengan distribusi pendapatan yang merata. Bila tingginya pendapatan nasional  merupakan sumbangan dari sebagian besar masyarakatnya, bukan sebagian kecil, pendapatan perkapita dapat dijadikan indikator untuk menilai kemakmuran suatu negara.

About these ads

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: